Peluncuran dan Diskusi Buku Antologi Puisi Jakarta, Kota Literasi Kita: Puisi Jakarta dan Betawi 5
Peluncuran dan Diskusi Buku Antologi Puisi Jakarta, Kota Literasi Kita: Puisi Jakarta dan Betawi 5
Jakarta, 4 September 2024 – Aula PDS H.B. Jassin, Kompleks Taman Ismail Marzuki, Jakarta, menjadi saksi peluncuran buku Antologi Puisi Penyair Nusantara: Puisi Jakarta dan Betawi 5 dengan tajuk Jakarta, Kota Literasi Kita. Acara ini diselenggarakan oleh Komunitas Literasi Betawi bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Khusus Jakarta, Perpus Indonesia, dan Taresia Nusantara.
Acara yang berlangsung sejak pukul 12.30 hingga 17.00 WIB ini menghadirkan sejumlah narasumber ternama. Dr. Sunu Wasono dan Sofyan RH. Zaid membedah karya dalam antologi tersebut, dengan Dr. Saifur Rohman bertindak sebagai moderator.
Dalam sesi sambutan, Dr. Nahdiana, Direktur Kursus dan Pelatihan dari Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud Ristek, menggarisbawahi pentingnya literasi di kalangan generasi muda. "Puisi bukan hanya ekspresi jiwa, tetapi juga refleksi sosial yang mampu merekam denyut kehidupan Jakarta," ujarnya.
Sambutan juga disampaikan oleh Firmansyah, Kepala Dinas Perpustakaan DKI Jakarta, yang menegaskan dukungannya terhadap kegiatan literasi yang terus menggeliat di ibu kota. Turut hadir Irawan Sandhya Wiraatmadja sebagai Pembina Komunitas Literasi Betawi, Sam Mukhtar Chaniago selaku Ketua Komunitas Literasi Betawi, serta Nurhadi Maulana Saibin, Ketua Panitia acara.
Salah satu momen yang paling dinantikan dalam acara ini adalah Parade Baca Puisi, di mana para penyair membawakan puisi mereka dengan penuh penghayatan. Nama-nama seperti Jose Rizal Manua, Asrizal Nur, Boyke Sulaiman, Ical Virgar, hingga Maisaroh tampil bergantian, menyajikan karya yang penuh makna dan menggugah emosi.
Selain itu, Tuti Tarwiyah Adi bersama Grup Gambang Rancag Betawi memberikan penampilan spesial yang menghidupkan kembali budaya Betawi lewat musik dan sastra tradisional.
Peluncuran buku ini menjadi bukti nyata bahwa Jakarta tidak hanya berperan sebagai pusat ekonomi, tetapi juga pusat kebudayaan dan literasi. Antologi Puisi Penyair Nusantara: Puisi Jakarta dan Betawi 5 adalah persembahan istimewa yang mengangkat tema besar kehidupan Jakarta dengan sentuhan kearifan lokal Betawi.
Dengan pewara Ayu Puspa Nanda dan Piet Yuliakhansa, acara ini berlangsung hangat dan penuh apresiasi. Kegiatan tersebut diakhiri dengan harapan agar puisi tetap hidup di hati masyarakat dan terus menjadi medium refleksi sosial yang relevan di masa kini.