Buku: Manusia Paling Tabah yang Dimiliki Subuh karya Syarif Hidayatullah, dkk
Manusia Paling Tabah
yang Dimiliki Subuh
(Antologi Puisi Pilihan Kelas
Menulis Puisi)
Sampul: Syarif Hidayatullah
Atak: Apip R. Sudradjat
Penerbit: TareSI Publisher
Cetakan Pertama, 2018
ISBN: 978-602-50225-5-5
PRAKATA
ENDORSEMENT
Puisi adalah refleksi
zaman. Apa pun zaman itu, maka puisi menjadi nalar yang kompleks sebagaimana
kompleksitas zaman. Ia berupaya memberikan cahaya bagi anak zaman memahami
kehidupan. Dalam perspetif semacam itu buku kkumpulan puisi ini sangat layak
untuk dibaca…
Dr. Desvian Bandarsyah,
M.Pd. Dekan FKIP UHAMKA
Prodi Pendidikan Bahasa
dan Sastra Indonesia mendukung tumbuh kembang kreativitas mahasiswa.
Pengembangan kreativitas akan menimbulkan jiwa-jiwa yang cerdas dan
berkarakter. Puisi-puisi yang dihasilkan oleh mahasiswa ini … sangat matang
dalam mengolah kata, walaupun dengan tema-tema yang sederhana missal Tentang
Rindu, cinta, ibu. Kumpulan puisi ini terlahir dari mahasiswa-mahasiswa yang
sangat memiliki bakat dan minat menulis puisi, sehingga puisi yang terlahir
memiliki intuisi yang baik.
Dr. Prima Gusti Yanti,
M.Hum. Kaprodi Pendidikan Bahasa dan Sastra
Indonesia
Apakah saya ini sudah
bisa disebut penyair? Ya. Anda adalah penyair. Karena anda sudah menulis
beberapa bait puisi. Terus saja berkarya sehingga mereka mengakuimu dan mereka
diam-diam menanti sajak-sajakmu. Sajak cinta dan rindu.
Dr. Sukardi, M.Pd. Penyair
DAFTAR ISI
Prakata
Daftar Isi
Ciduk Rindu
Cintaku Terbelah
Ibu Cerita-Cerita
Serpihan Rindu
Cinta
Rintik Mata Tuk Sang Penerang
Saat Kata Tak Lagi Didengar
Kota Kenangan
Rindu
Saudara
Kita Tengok Lagi
Masa Bergulir
Mutiara dalam Genggamanku
Rindu Malam
Abu-abu Berlalu
Catatan Usang Itu
Secarik Kertas Usang Menjerit
Alkisah Sepasang Burung Punai
Memulangkan Ingatan
Pada Subuh Menjelang
Perihal Oktober
Di Antara Kau; Gunung dan Laut
Isyarat Kepergian
Madrasah Aliyah
Manusia Paling Tabah yang Dimiliki Subuh
Zuriah Alam
Adnan dalam Atma Ibu
Asiya; Sang Bunga Gurun Firaun
Lotus Pandawa
Rama-rama Urban
Elegi
Hijaiah Kehidupan
Setia
Tabularasa
Ziarah
Balada Detik-Detik Matinya Pena
Malam
Memohon Ampunan-Mu
Racun Sepi
Alunan Lazuardi Ibu
Atma Lembayung Senja
Letup Kelaparan
Noktah Rindu
Dolina Arloji Tua
Resonansi Kesunyian
Lagu yang Dibisikkan Hujan
Almanak yang Diasingkan Usia
Anatomi Tahu